Sulsel (DISULSEL.COM) – Produsen mobil Jerman BMW Group dilaporkan menjual sekitar 100.000 mobil lebih sedikit pada 2022 menjadi 2,4 juta kendaraan, kata seorang juru bicara, mengutip laporan Reuters yang diterbitkan pada Rabu.

Meski mengalami penurunan penjualan, juru bicara mencatat bahwa pangsa mobil listrik (EV) terjual lebih dari dua kali lipat menjadi hampir 10 persen dari total penjualan.

Tahun ini, lanjut sumber itu, produsen mobil Jerman itu berencana meningkatkan pangsa kendaraan listrik baterai dalam total penjualan menjadi 15 persen pada 2023.

Merek inti BMW dilaporkan menjual 2,1 juta kendaraan tahun lalu, naik dari rekor 2,2 juta pada tahun 2021, karena penguncian COVID-19 China menahan pasokan dan inflasi Eropa, membebani klaim tersebut.

Meski begitu, BMW sejauh ini telah menebus penurunan volume penjualan dengan harga yang lebih tinggi, dengan laba kuartal ketiga meningkat pada tahun 2022.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pembuat mobil akan melaporkan angka penjualan penuh untuk 2022 pada 10 Januari.

Pengkhotbah:
Penerbit : Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © DISULSEL.COM 2023



Sumber