DISULSEL.COM, MAKASSAR — Menengok ke belakang selama satu tahun terakhir, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengakui bahwa pemerintahan kota terus berbenah.

Oleh karena itu, rotasi dan pengangkatan pejabat baru dilakukan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Setelah sukses melantik 53 pejabat baru hari ini (24/1), pria yang akrab disapa Danny itu mengatakan akan dilantik lagi pekan ini.

“Peresmian ini baru permulaan, insyaallah minggu ini akan ada peresmian lagi. Belajar dari tahun lalu, gagal menyerap tapi berhasil dalam penerimaan,” kata Danny dalam sambutannya, melantik 53 PNS Tingkat II dan III di lingkungan Pemkot Makassar hari ini di Pendopo Sipakatau, Bali, Kota Makassar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu pejabat Pemprov DKI yang disorot Danny adalah Lurah. Saat ini, katanya, banyak Lurah yang patoatoai, atau kurang ajar.

“Kadesnya banyak, karena saya lihat banyak kepala desa patoa toai. Mereka menyuruhnya membuat gang wisata,” jelasnya.

Tak hanya itu, persoalan penculikan anak yang marak saat ini sudah terjawab dengan program Jagai Anakta, namun hal itu, kata Danny, terbatas karena Lurah tidak memenuhi kewajibannya sebagaimana mestinya.

“Apa yang saya lihat tidak sepenuhnya diterapkan. Makanya saya pikir, dia pikir dia main-main. Padahal itu kekuatan monitor,” ujarnya.

Begitulah pribadi pejabat Lurah, kata Wali Kota untuk dua periode ini, yang dinilainya terus menimbulkan masalah.

(Arya/Fajar)





Sumber