Indonesia sangat membutuhkan UU PDP. banyak hal positif

Sulsel (DISULSEL.COM) – Platform e-commerce Tokopedia melakukan serangkaian penyesuaian untuk memenuhi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang disahkan tahun ini.

“Indonesia sangat membutuhkan UU PDP. Positifnya banyak,” kata Founder dan Vice President Tokopedia Leontinus A. Edison dalam peluncuran modul literasi digital secara virtual, Kamis.

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap UU PDP, Tokopedia kini memiliki tim yang khusus menangani masalah privasi dan perlindungan data. Undang-undang PDP mewajibkan setiap perusahaan yang menyimpan data memiliki petugas atau delegasi perlindungan data pribadi (PPDP).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

PPDP dapat merupakan tenaga profesional internal maupun eksternal, yang telah memenuhi standar kompetensi. Dalam UU PDP, PPDP memiliki fungsi memantau dan memastikan kepatuhan terhadap standar dan kebijakan pengontrol data atau pengolah data pribadi, serta memberikan nasihat tentang penilaian dampak perlindungan data pribadi dan memantau kinerja pengontrol dan pengolah data pribadi.

Leontinus juga mengatakan bahwa mereka saat ini disertifikasi untuk privasi data ISO 27701, manajemen keamanan informasi ISO 27001, dan standar keamanan pembayaran PCI DSS.

Leontinus mengatakan, UU PDP merupakan acuan dan arah yang jelas bagi perlindungan data di Indonesia.

UU PDP disahkan pada September 2022, melengkapi regulasi perlindungan dan pengelolaan data yang berlaku di Indonesia selama ini.

Baca juga: Literasi digital penting untuk perlindungan data pribadi

Baca juga: Perusahaan harus memiliki delegasi perlindungan data pribadi

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Penerbit: Suryanto
HAK CIPTA © DISULSEL.COM 2022



Sumber